Dec 15, 2009

Mengenal Jenis Malware

Malware adalah software pengganggu yang diciptakan dengan tujuan dan motif tertentu. Tujuan–tujuan tersebut variatif tergantung keinginan dari pengembang software tersebut. Dari sebatas sarana unjuk kebolehan, sekedar menjahili orang,  hingga untuk tujuan kejahatan berupa pencurian informasi rahasia pribadi maupun perusahaan
Malware adalah program komputer yang bertugas mencari kelemahan dari software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau sistem komputer, dengan menembus sistem keamanan dan mencuri informasi atau file-file yang terdapat pada komputer sasaran.
Ada beberapa jenis malware, yaitu :
Virus
Istilah “virus” lebih sering dipakai untuk menyebut semua perangkat lunak yang mengganggu komputer. Hal ini mungkin karena virus merupakan bentuk malware pertama yang muncul. Virus bisa bersarang di banyak tipe file, dengan target utama adalah file yang bisa di-eksekusi seperti file dengan ekstensi EXE, COM dan VBS. Boot sector juga sering menjadi sasaran virus. Beberapa tipe file dokumen tidak menutup kemungkinan juga menjadi sasaran virus. Penyebaran virus dari sistem satu ke sistem lainnya terjadi dengan bantuan pengguna komputer. Saat file yang terinfeksi dijalankan di komputer lain, kemungkinan besar komputer lain itu akan terinfeksi pula. Virus mencari file lain yang bisa diserangnya dan kemudian bersarang di file tersebut. Bisa juga virus menyebar melalui jaringan komputer yang sudah biasa digunakan orang untuk berbagi file.
Worm
Worm adalah sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk bisa menyebarkan diri. Hebatnya lagi, worm bisa saja tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya. Melalui jaringan, worm bisa “bertelur” di komputer-komputer yang terhubung dan memiliki kerapuhan. Setelah masuk ke dalam suatu komputer, worm memodifikasi beberapa pengaturan di sistem operasi agar tetap hidup. Minimal, ia memasukkan diri dalam proses boot suatu computer. Lainnya, mungkin mematikan akses ke situs antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di system, dan tindakan lain.
Wabbit
Seperti worm, wabbit tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang. Tetapi berbeda dengan worm yang menyebarkan diri ke computer lain menggunakan jaringan, wabbit menggandakan diri secara terus-menerus didalam sebuah komputer lokal dan hasil penggandaan itu akan menggerogoti sistem. Kinerja komputer akan melambat dan semakin melambat karena wabbit memakan sumber daya hard disk yang besar.
Keylogger
Keylogger merupakan software tersembunyi yang dapat merekam semua tekanan tombol keyboard yang dilakukan. Catatan yang disimpan lengkap di dalamnya bisa terdapat informasi seperti aplikasi tempat penekanan tombol dilakukan dan waktu penekanan. Dengan ini, seseorang bisa secara tersembunyi mengetahui username, password dan berbagai informasi lain yang dimasukkan dengan cara pengetikan. Pada tingkat yang lebih canggih, keylogger mengirimkan log yang biasanya berupa file teks itu ke tujuan tertentu tanpa sepengetahuan si korban. Keylogger bisa juga mengaktifkan diri secara otomatis ketika pengguna melakukan tindakan tertentu. Misalnya, ketika pengguna komputer membuka situs e-banking, keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard di situs itu dengan harapan nomor PIN dapat dicatat. Keylogger ini cukup berbahaya karena secanggih apa pun enkripsi yang diterapkan oleh suatu website, password tetap dapat diambil karena password itu diambil sebelum sempat dienkripsi oleh system. Hal tersebut dikarenakan keylogger merekam sesaat setelah password diketikkan dan belum diproses oleh system.
Browser Hijacker
Browser hijacker adalah sebuah program browser yang mengarahkan browser ke situs yang tidak seharusnya. Misalnya baru-baru ini ditemukan url facebook palsu yang dibuat seolah-olah dan menyerupai halaman login Facebook. Tujuannya pengguna yang lengah akan mengisikan username dan password yang akan terekam dan akan diketahui oleh pembuat situs palsu tersebut.
Troya ( Trojan)
Adalah malware yang seolah-olah merupakan program yang bermanfaat, yang membantu, yang menyelamatkan, padahal di balik itu, software tersebut akan merusak sistem. Trojan bisa ditunggangi oleh malware lain seperti virus, worm, spyware sebagai sarana untuk menyebarkan atau mengaktifkan mereka.
Spyware
Spyware adalah perangkat lunak yang akan mencaritahu dan mengirimkan informasi pribadi pengguna komputer secara diam-diam. Spyware biasanya hanya mencari dan mengumpulkan data tentang kebiasaan berinternet sesorang seperti data situs yang paling sering dikunjungi, informasi yang sering dicari oleh pengguna, dll. Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela pop-up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang ber-internet. Misalnya Anda sebagai pengguna internet aktif, sering sekali mencari informasi mengenai notebook, maka pop-up yang muncul akan menampilkan situs-situs promosi yang menawarkan perangkat notebook. Spyware seperti itu sering disebut dengan “adware”.
Backdoor
Terdapat 2 jenis malware backdoor : Backdoor yang secara manual dimasukkan ke dalam suatu file program pada perangkat lunak dan kemudian ketika perangkat lunak itu diinstalasi, malware akan menyebar. Yang kedua backdoor yang mirip worm yan gdijalankan sebagai bagian dari proses boot. Ratware adalah sebutan untuk backdoor yang mengubah computer menjadi zombie yang mengirim spam dan  mengacaukan lalu lintas jaringan hingga jaringan menjadi DOS / denial of service.
Dialer
Suatu saat mungkin komputer Anda secara otomatis terhubung ke internet walaupun Anda tidak mengaktifkannya, maka Anda patut mencurigai komputer Anda. Komputer mungkin telah terjangkit oleh malware yang terkenal dengan istilah dialer. Dialer akan mengaktifkan koneksi ke internet untuk mengirimkan informasi yang didapat oleh keylogger, spyware atau malware lain ke pihak yang menyusupkan malware tersebut. Mungkin dengan adanya dialer pihak yang diuntungkan adalah jasa provider telephone dan pihak yang menyusupkan malware tersebut.
Exploit dan Rootkit
Kedua jenis program ini ini bisa dikatakan malware bisa pula tidak. Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang lubang keamanan (security vulnerability) yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi merugikan pihak komputer korban. Banyak peneliti keamanan komputer menggunakan exploit untuk menguji apakah suatu system memiliki celah kerapuhan.
Rootkit dimasukkan ke dalam komputer oleh penyerang setelah komputer berhasil diambil alih. Rootkit berguna untuk menghapus jejak penyerangan, seperti menghapus log dan menyembunyikan proses malware itu sendiri. Rootkit juga bisa mengandung backdoor agar di hari depan nanti, si penyerang bisa kembali mengambil alih system. Rootkit ini sulit di deteksi, pasalnya rootkit ditanam pada system operasi di level kernel, level kernel adalah level inti sistem operasi.
Cara terbaik untuk mendeteksi ada tidaknya rootkit di komputer adalah dengan mematikan komputer dan melakukan proses booting ulang dengan tidak menggunakan hard disk melainkan dengan media lain seperti CD-ROM atau USB flash. Rootkit yang tidak berjalan, tidak dapat bersembunyi dan kebanyakan antivirus dapat mengidentifikasikannya.
Beberapa alternatif Antivirus Free
Masing-masing alternatif free antivirus berikut memiliki kelebihan sendiri. Tetapi tentunya karena dirilis dalam edisi free ( not for commercial use ) maka selalu proteksi terbaik ditawarkan dalam edisi profesionalnya.
Saran: bila untuk pemakaian pribadi atau rumahan maka edisi free bisa menjadi pilihan. Sedangkan bila untuk pemakaian di kantor skala kecil hingga menengah, maka edisi proprietary / profesional menjadi pilihan yang lebih baik karena aspek legalitas serta fitur proteksi yang lebih lengkap dan terintegrasi.

  • Avast! Free Antivirus - License : Free
  • Avira Antivir free edition - License : Free
  • AVG Anti-Virus Free Edition  - License : Free
  • Trend Micro HouseCall  - License : Free
  • MalwareBytes' Anti-Malware  - License : Free
  • Microsoft Security Essentials - License : Free
  • Panda Cloud Antivirus Free Edition  - License : Free ( PC Mag Editors' Choice 09 ).

 Semoga bermanfaat
reff: www.pcmag.com